Hasil Dari Renungan Malam Kemarin


Tanggal 30 Juli – 1 Agustus 2011 yang jatuh pada hari minggu-senin bertepatan dengan awal bulan puasa.Seperti pada tahun-tahun yang lalu tempatku mengajar mengaji atau biasa disebut TPA mengadakan kegiatan Renungan Malam Untuk Mempersiapkan Menjalani Bulan Suci Ramadhan di TPA Istiqomah.Acara yang dimulai pukul 21.00 atau setelah sholat tarawih itu kemarin dihadiri lebih dari 40 santriwan/santriwati yang mulai dari TK/Playgroup, SD dan SMP.Subhanallah,begitu antusiasnya murid-murid di TPA tempatku mengajar ini.

Acara dibuka dengan membaca do’a setelah itu aku selingi dengan permainan.Permainan itu pertama-tama para murid2 diharuskan menulis nama lengkapnya sendiri di sobekan kertas.Disini semuanya semangat dan tak membutuhkan waktu yang lama tugas mereka selesai.Tugas yang kedua juga sama, menuliskan nama lengkap mereka sendiri tapi ………. harus memakai tangan kiri (wakkzz).Mereka pada awalnya kebingungan dan wajah2 mereka yang kebingungan merupakan hiburan sendiri buatku (guru yang jahat…hehehe😆 ) Untuk menuliskan nama lengkapnya mereka membutuhkan lebih dari 10 menit, banyak dari mereka yang nyerah.😆 tapi tetep aku pacu semangatnya biar gak pantang menyerah.Akhirnya “misi” kedua telah sukses dan ketika kertas mereka dikumpulkan, aku senyum2 sendiri melihat hasil dari mereka (jahat banget ya,udah disuruh nulis tangan kiri diketawain lagi😀 ).Karena narasumbernya sudah datang maka saya tak sempat menjelaskan ke anak2 apa gunanya “misi” tadi.😦

Akhirnya narasumbernya datang juga, dengan membawa tas berisikan laptop dan proyektor beliau siap menggantikan singgasana yang telah aku singgahi tadi (emang raja pake singgasana :p ).Setelah semua persiapan selesai, beliau membuka slide berisikan gambar Ponari Sweat.Anak2 pada ketawa semua melihat gambar tersebut dan aku cuma senyum2 aja (udah sering liat kali ya…sombong😀 ).Setelah melihat gambar lucu sekarang beliau menjelaskan ciri pribadi seseorang dengan melihat dari cara kentutnya.Kira2 yang dipresentasikan seperti web ini.Anak2 pada ketawa terbahak-bahak semua tak terkecuali aku sendiri😀 .Senang rasanya lihat mereka bahagia seperti itu.🙂

Dan setelah semua “bersenang-senang” kini saatnya bagian serius.Untuk menumbuhkan rasa sosial pada anak2, beliau menampilkan gambar slide 2 foto yang masing2 menampilkan kondisi yang berbeda.Contohnya, ada foto yang menggambarkan seorang anak tidur di kasur yang empuk sementara foto disampingnya seorang anak yang kurus kering tidur di tanah nggak ada yang perhatian sama dia.Semua anak2 pada terdiam mengamati foto2 tersebut (termasuk aku).Beliau bener2 mencari gambar yang menyentuh hati mereka.

Setelah slide foto2 tadi ditampilkan kini saatnya buat anak2 merenung, mereka bergandengan tangan dengan teman disampingnya sambil menutup mata (tentunya udah dipisah antara cowok dan cewek).Narasumber memberikan “sugesti” untuk merenungi tentang orang tua mereka, bagaimana nasib mereka seandainya mereka ada di foto2 tadi.Dan serentak, semuanya pada menangis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s